Banyak virus menular melalui script yang otomatis dieksekusi Windows via file AUTORUN.INF.
Ada cara mudah mencegahnya. Sebagian besar virus/trojan yang menggunakan AUTORUN.INF sebagai vektor penyebaran akan matikutu.
Caranya sederhana sekali:
- Di root directory dari semua partisi dan flash disk mu, buat sebuah folder bernama AUTORUN.INF
- Ubah atribut folder ini menjadi "Read Only" dan "Hidden". Kalau perlu, "System" sekalian
- Dalam folder AUTORUN.INF tersebut, buat 1 atau 2 file .txt
- Download dulu file SETFATR.ZIP
- Buka SETFATR.ZIP, copy file SETFATR.EXE ke c:\
- Start > Run > cmd
- x: (x: adalah drive letter buat flash disk kamu)
- md autorun.inf
- cd autorun.inf
- echo Jangan dihapus! > 1.txt
- echo Jangan dihapus! > 2.txt
- Buka Character Map (ada di Accessories > System)
- Pilih salah satu font CJK, seperti Arial Unicode, Batang, Gulim, Gungsuh, MingLiU, atau yang lainnya
- Cari huruf CJK, double click
- Buka Window explorer dan masuk ke folder c:\autorun.inf dan Edit dengan notepad 1.txt
- Copy huruf dari Character Map kurang lebih 4 x
- Edit 2.txt dan copy character yang ada di 1.txt
- Rename file 1.txt & 2.txt tersebut, ganti filenamenya jadi mengandung 2-3 huruf CJK (Chinese-Japanese-Korea)
- Gunakan saja Character Map dengan font Arial Unicode atau MingLiU atau Batang atau Gulim atau Gungsuh atau... pokoknya font yang mengandung huruf CJK
- Kembali ke Command Prompt
- cd \
- c:\setfatr autorun.inf RSH (Hati-hati! RSH harus pakai huruf besar!)
Mengapa trik ini bisa jalan? Karena Windows tidak membolehkan pembuatan file yang bernama sama dengan nama folder. Selain itu, cara mendelete folder sangat berbeda dengan cara mendelete file.
Sebagian besar virus/trojan yang menular menggunakan AUTORUN.INF tidak bisa menangani hal ini.
Jadi mustinya, metode ini menolong mencegah penularan.
1 komentar:
bagus info-nya...cuman agak sedikit ribet. betul kata orang : kalo mau aman, ya...nggak nyaman. Kalo mau nyaman, kadang nggak aman...
Posting Komentar